Friday, December 11, 2015

TUGAS ANALISA TA PELAJARAN Jaringan Komputer Lanjut






MEMBANGUN JARINGAN HOTSPOT AREA MENGGUNAKAN ROUTER PADA PT.  LAKEMBA CITRA INDONESIA


ANALISIS TA JARINGAN
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Jaringan Komputer Lanjut

Disusun Oleh :
Kelompok 2

1. AGUS TRI PURNOMO     13131215
2. BAGUS NAFIAN TOMY    13130196
3. NUGROHO HANAGATA     13130008
4. SUWANDI SIHOMBING    13131218
5. EHON ABDULMANAN      13130292
6. DEDEK PURNOMO          13130913
KELAS : 13.5C.02




Jurusan Teknik Komputer
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika
Jakarta
2014


KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telat memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kami semua bisa meyelesaikan laporan analisi jaringan ini dengan baik. Laporan analisi jaringan ini kami buat dari Tugas Akhir karya Arif Kurniawan dengan NIM 13111526 tahun 2014. Adapun judul Tugas Akhir tersebut adalah “ANALISA JARINGAN KOMPUTER LOCAL AREA NETWORK (LAN) PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (persero) Tbk. CABAG DEPOK”.
Kami menyadari bahwa penulisan paper ini tidak akan selesai tanpa bimbingan, dorongan dan bantuan berbagai pihak. Maka dari itu izinkan kami mengucapkan terimakasih kepada :
1. Bapak Tony Sukendar selaku dosen mata kuliah Jaringan Komputer Lanjut.
2. Saudara Arif Kurniawan selaku pemilik TA
3. Orang tua kami yang telah mendukung baik dari materi maupun spiritual.
4. Anggota kelompok II
5. Rekan-rekan semua di kelas 13.5C.02
Kami menyadari bahwa Analisa Tugas Akhir ini masih jauh dari kata sempurna, maka dari itu kami berharap kritik dan saran yang bisa memperbaiki karya-karya kami di masa yang akan datang. Akhir kata semoga Analisa Tugas Akhir ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi para pembaca semuanya.
Jakarta, 14 Oktober 2015

Penyusun
DAFTAR ISI

                                                                                                                                 Halaman

Lembar Judul Laporan
………………………………………………………..
i

Kata Pengantar
……………………………………………………………………
ii

Daftar Isi
…………………………………………………………………………..
iii







BAB  I
 TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
…….………………………
1


1.1.
Sejarah Perusahaan
……..……………………………………
1


1.2.
Struktur Organisasi Perusahaan
…..……………………………
3







BAB II
TINJAUAN KASUS
….……………………………………………
11


2.1.
Blok Jaringan dan Topologi
……………………………..….
11


2.2.
Skema Jaringan dan  IP Address
……………………………..
12


2.3.
Spesifikasi Perangkat Keras
……………………………..….
15


2.4.
Spesifikasi Perangkat Lunak
……………………………..….
18






BAB III
PERMASALAHAN POKOK

21


3.1.
Permasalahan Skema Jaringan, Perangkat Keras dan Perangkat Lunak 
………
21


3.2.
Pemecahan Masalah
……..……………………………………
21


3.3.
Analisa Biaya
………………………………………………
23


3.4.
Skema Jaringan Usulan
…….………………………………
24













PENUTUP
……………………………………..……………………
8






-------------------------

BAB I
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
1.1. Sejarah Perusahaan
Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah di Insonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia di dirikan di Purwokerto, Jawa tenggah oleh Raden Bei Aria Wijaatmadja dengan nama Hulp-en Spearbank der Inlandsche Besruurs Ambtenaren atau Bank Bantuan dan Simpan Milik Kaum Priyayi  yang berkebangsaan Indonesia (Pribumi). Berdiri tanggal 16 Desember 1895 yang kemudian dijasikan sebagai hari kelahiran BRI pada tanggal 01 Agustus 1992 dan peraturan pemerintah RI No. 21 tahun 1992 staus BRI adalah Perseroan terbatas.
PT. BRI (Persero) yang didirakn sejak tahun 1895 di dasarkan pelayanan pada masyarakat kecil, yang samapai sekarang masih konsisten, dengan focus  pemberian fasilitas kredir kepada golongan pengusaha kecil.  Seiring perkembangan jamman sekarang Bank Rakyat Indonesia memiliki Unit kerja 4.447 buah, terdiri dari 1 kantor pusat BRI, 14 kantor Wilayah, 12 kantor Inspeksi/SPI, 170 kantor cabang (Dalam Negeri), 1 New York Agency, 1 Caymand Island Agency, 1 kantor Perwakilan Hongkong, 40 kantor kas Bayar, 6 kantor Mobil Bank, 3.705 BRI Unit, dan 357 Pos Pelayanan Desa.
Dimana 13 Kantor Wilayah tersebut adalah sebagai berikut :
1.      Kantor Wilayah Banda Aceh
2.      Kantor Wilayah Medan
3.      Kantor Wilayah Padang
4.      Kantor Wilayah Palembang
5.      Kantor Wilayah Jakarta 1
6.      Kantor Wilayah Jakarta 2
7.      Kantor Wilayah Bandung
8.      Kantor Wilayah Semarang
9.      Kantor Wilayah Yogyakarta
10.  Kantor Wilayah Surabaya
11.  Kantor Wilayah Denpasar
12.  Kantor Wilayah Makassar
13.  Kantor Wilayah Manado
14.  Kantor Wilayah Banjarmasin
Salah satu dan Kantor Wilayah tersebut yaitu Kantor Wilayah Jakarta 2 membawahi 25 Kantor Cabang yang salah satunya adalah Kantor Cabang Depok merupakan tempat dimana saya melaksanakan kegiatan magang. Kantor Cabang Depok membawahi 2 Kantor Cabang pembantu dan 8 Bri unit. Kedua kantor Cabang Pembantu tersebut adalah KCP Margonda dan KCP Depok Timur, sedangkan 7 BRI unitnya adalah BRI Unit Sukamajaya, BRI Unit Depok Timur, BRI Unit Margonda, BRI Unit Pekapuran. BRI Unit Nusantara, BRI Unit Pancoran Mas, BRI Unit Cinere, dan BRI Unit Citayam.
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Depok mempunya9i visi dan misi sebagai berikut :
1.      VISI
Menjadi Bank Komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah.

2.      MISI
  1. Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.
  2. Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang professional dengan melaksanakan praktek good corporate govermance.
  3. Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

1.2. Struktur Organisasi Perusahaan
1.         Struktur Organisasi
Struktur Organisasi Perusahaan dapat kita lihat pada bagan di bawah ini :

Sumber  : PT. Lakemba Citra Indonesia


2.         Fungsi
Suatu organisasi, lembaga, ataupun perusahaan pastilah mempunyai struktur organisasi yang berfungsi untuk membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan satu dengan lainnya dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai, begitu juga yang terdapat pada PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. Cabang Depok.
Adapun tugas dan wewenang masing-masing jabatan yaitu direksi harus bertugas dan bertanggung jawab dalam memimpin perusahaan sesuai dengan tujuan perusahaan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan serta menguasai, memelihara dan mengurus kekayaan perusahaan yang terdiri dari :
a.       Pimpinan Cabang :
1)      Meningkatkan kualitas kantor cabang dari unit yang ada dibawahnya,
2)      Memastikan bahwa pengelolahan kas dilaksanakan secara efektif,
3)      Memastikan bahwa analisa dan proses kredit dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku
b.      Manajer Oprasional ( MO ) :
1)      Memastikan bahwa kualitas pelayanan dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan system dan prosedur,
2)      Memastikan pelimpahan dan pelaporan penerimaan pajak dilaksanakan dengan benar dan tepat waktu,
3)      Memastikan penyimpanan arsip kepegawaian dan arsip pinjaman dilaksanakan dengan ketentuan,
c.       Supervisor Pelayanan Operasional ( SPO ) :
1)      Mengevaluasi pekerja yang akan diusulkan promise pendidikan dan kegiatan pengembangan SDM lainnya,
2)      Memastikan kantor selalu bersih dan rapih,
3)      Maintenance password pada tepat waktu,
d.      Supervisor Administrasi Kredit ( SPV ADK) :
1)      Memastikan bahwa penyelesaian administrasi pinjaman sesuai prosedur yang berlaku,
2)      Memeriksa kebenaran dokumen atau draft akta perjanjian,
3)      Melakukan pembinaan pegawai di jajaran pelayanan ADK secara rutin,
e.       Manajer Pemasaran ( MP ) :
1)      Meningkatkan kredit ritel, komersial, dan kredit program,
2)      Meningkatkan kualitas produktifitas kantor cabang,
3)      Melakukan pembinaan, pengawaswan, dan monitoring,
f.       Asisten Manajer Bisnis Mikro ( AMBM ) :
1)      Meningkatkan simpanan kupedes dan golbertap (golongan berpenghasilan tetap),
2)      Meningkatkan fee base income,
3)      Meningkatkan kualitas keuangan unit,
g.      Asisten Manajer Operasional ( Ass MO ) :
1)      Memastikan bahwa kualitas pelayanan dilaksanakn dengan baik dan sesuai dengan prosedur,
2)      Memastikan peningkatan jumlah pemegang ATM aktif,
3)      Menjaga agar cash ratio sesuai ketetapan kantor wilayah,
h.      Supervisor Administrasi Unit :\
1)      Menatakerjakan berkas kepegawaian dengan tertib dan lengkap,
2)      Mengelola administrasi kesejahteraan pegawai seperti SPJ, biaya pengobatan, dan cuti,
3)      Menjamin keakuran pendistribusian biaya ke supervise ke unit-unit wilayah.

i.        Account Office ( AO ) :
1)      Memastikan bahwa analisa dan proses kredit dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
2)      Memastikan keaslian dan kebenaran data dokumen-dokumen sesuai ketentuan yang berlaku,
3)      Kunjungan pembinaan ke nasabah.
j.        Penilik :
1)      Melakukan pemeriksaan setiap unit minimal satu kali dalam satu bulan,
2)      Melakukan pembinaan terhadap unit dalam menjalankan kegiatan operasional perbankan sehari-hari,
3)      Memberikan solusi atas kesalahan atau permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan proses operasional sehari-hari di unit.
k.      Supervisor Pelaksana Kas :
1)      Memastikan laporan rutin dan non rutin diselesaikan dengan baik serta tepat waktu,
2)      Memastikan pembuatan bukti pembukuan dilaksanakan dengan baik,
3)      Memastikan kesediaan kas dalam ATM.
l.        Sie Logistik :
1)      Menyediakan persediaan barang cetakan, ATK, dan perlengkapan kantor dengan tepat waktu,
2)      Melakukan pengawasan terhadap aktiva tetap,
3)      Mendistribusikan kebutuhan persediaan operasional dan kebutuhan kebersihan sehari-hari di perusahaan.
m.    Founding Officer ( FO ) :
1)      Meningkatkan jumlah simpanan kantor cabang,
2)      Meningkatkan feebaseincome,
3)      Meningkatkan jumlah pemegang ATM aktif.
n.      Arsip, Pelaporan, IT, Supp, dan Maintenance :
1)      Maintenance IT,
2)      Membuat laporan bulanan laba rugi, keraguan, dan ramalan bulan depan,
3)      Meregister user ID pegawai untuk dikirim ke kantor pusat.
o.      Teller :
1)      Memastikan uang setoran atau pengambilan nasabah sesuai dengan prosedur yang berlaku,
2)      Memastikan kebenaran validasi sesuai bukti pembukuan,
3)      Memberikan kuitansi atau setoran kas induk dengan benar dan lengkap,
4)      Memastikan kas teller tidak terdapat ketekoran dan kelebihan kas.
p.      SDM :
1)      Melakukan rutinitas penggajian pegawai setiap bulannya,
2)      Melaksanakan tugas yang berkaitan dengan rutinitas SDM (Mutasi, rotasi, dll),
3)      Melaksanakan SK penyetoran PPh dengan semua yang berhubungan dengan pegawai.
q.      Customer Service :
1)      Kecepatan penyelesaian pengaduan nasabah,
2)      Memberikan informasi produk dana, dan jasa,
3)      Membantu nasabah dalam pengisian aplikasi.
r.        Petugas Dana dan Jasa :
1)      Memastikan laporan rutin dan non rutin diselesaikan dengan benar dan tepat waktu.
2)      Memastikan pelayanan transfer dilakukan sesuai kebutuhan,
3)      Ketetapan pelayanan keliling.
s.       Petugas Teller Kas Kliring ( TKK ) :
1)      Memastikan ketersediaan kas di Bank BRI supervise kantor cabang,
2)      Memastikan kebenaran dan keakuratan jumlah uang secara fisik dan register (tertulis),
3)      Menjamin keutuhan dan keselamatan selama pengiriman ke kantor unit,
4)      Melakukan laporan harian mutasi uang dan ke tiap-tiap unit di bawah supervise kantor cabang.

BAB II
TINJAUAN KASUS
2.1. Blok Jaringan dan Topologi
Untuk Blok jaringan dan topologi yang digunakan di dalam TA tidak dijelaskan secara spesifik.
2.2. Skema Jaringan dan IP Address
1.    Blok Jaringan
Dalam blok jaringan PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok dibagi menjadi 3 blok yaitu Blok jaringan lantai 1, lantai 2, dan lantai 3. Seperti yang ditunjukkan pada gambar III 2.


2.                Gambar Jaringan
Sumber : PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Depok
Gambar III 3
Skema Jaringan
Hasil dari analisa skema jaringan di atas adalah jaringan LAN yang di gunakan pada PT. BRI cabang Depok ini menggunakan IP Address kelas A dengan Subnet 255.0.0.0 di dalam jaringan ini mempunyai 1 (satu) PC Server, 47 (empat puluh tujuh) Pc Client, 1(satu) Modem, 4 (empat) Switch, 1(satu) access Point, 3(tiga) Print Server. Jaringan iini merupakan jaringan yang berbasis Client Server, dan dapat di simpulkan bahwa topologi yang di gunakan adalah Topologi Star dengan kelebihan Fleksibel dalam pemasangan jarigan baru, mudah mendeteksi kesalahan jaringan.
PT. BRI cabang Depok bekerja sama denga perusahaan penyedia pelayanan internet  ICON+ untuk mengirimkan layanan internetnya melalui Fiber Optic yang kemudian di trima oleh PT. BRI cabang Depok dengan menggunakan perangkat Modem, yang kemudian di share ke seluruh komputer yang ada.
Pembagian IP
No
Divisi
IP Address
Lantai 1
1
Customer Services
26.1.57.205 – 26.1.57.209
2
Teller
26.1.57.150 – 26.1.57.255
3
Assisten MO
26.1.57.160
4
Petugas Dana & Jasa
26.1.57.156 – 26.1.57.159
5
Print Server
26.1.57.11
Lantai 2
1
PC Server
26.1.57.108
2
Modem
26.1.57.99
3
Pimpinan Cabang
26.1.57.100
4
Founding Officer
26.1.57.200 - 26.1.57.204
5
Accounting Officer
26.1.57.181 - 26.1.57.192
6
Pront Server
26.1.57.12
7
Access Point
26.1.57.15
Lantai 3
1
SDM
26.1.57.215 - 26.1.57.204
2
SPO
26.1.57.210 - 26.1.57.211
3
AMBM
26.1.57.224 - 26.1.57.226
4
IT
26.1.57.104 - 26.1.57.106
5
Logistik
26.1.57.221 - 26.1.57.223
6
Print Server
26.1.57.13
7
Scanner
26.1.57.14
Sumber : PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok

Jaringan LAN (Local Area Network) yang terdapat di PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok menghubungkan  keseluruh komputer sehingga membentuk suatu network group. Sehingga Jaringan LAN ini memudahkan untuk pengambilan data yang berada pada server.
Server di PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok dihubungkan ke switch yang berada di ruang server. Setelah itu, switch yang berada di ruang server dihubungkan ke switch yang berada pada masing-masing lantai. Switch yang berada di masing-masing lantai tersebut dapat langsung dihubungkan dengan komputer-komputer yang ada dengan menggunakan transmisi kabel UTP CAT yang disambung dengan menggunakan sistem straight. Namun dalam skema jaringan pada PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok hanya menggunakan satu access point yang hanya bisa digunakan untuk karyawan saja. Maka dari itu penulis mengusulkan untuk menambahkan satu access point untuk digunakan para nasabah.

2.3. Spesifikasi Perangkat Keras
1. Komputer Server
            Perangkat keras pada komputer yang digunakan PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok untuk membuat sebuah jaringan diantaranya sebuah PC yang khusus untuk Server dengan merk IBM Server x226. komputer yang digunakan untuk server memiliki spesifikasi yang lebih bagus dari komputer client. Hal ini disesuaikan karena komputer server berfungsi sebagai pusat data yang ada. Server sangat diperlukan karena server sebagai pusat pengolah data. Selain spesifikasi, komputer server sudah ditempatkan di ruangan khusus yang sejuk atau dingin untuk menghindari gangguan dari luar. Setelah dianalisa jaringan komputer yang ada pada PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. Cabang Depok Mempunyai spesifikasi komputer server yang dapat dilihat pada tabel III. 2

Tabel III. 2
Spesifikasi PC Server
Processor
Intel Xeon TM CPU 3.20 GHz (4 CPUs), ~3.2GHz
Chipset
Intel B7525
Operating
System
Microsoft Windows Server 2003
Memory
2 GB DDR2
Hard Drive
500 GB
Display
CRT 14 inch IBM
Video Card
Integrated PCI ATI Radeon 7000M (memory Video 16.0 Mb DDR SDRAM
Networking
Integrated (Gigabit Ethernet, Ethernet, Fast Ethernet Data Link Protocol)
Interfaces
4.0 x PSI2 keyboard, 1.0 x PSI2 mouse, 1.0 x LAN
(Gigabit Ethernet), 1.0 x USB 2.0, 1.0 x VGA, 2.0 x Serial, 1.0 x Pararel
Merk CPU
IBM Server X226
Sumber : PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. Cabang Depok

Berdasarkan data di atas penulis menyimpukan bahwa komputer server sudah memenuhi standar minimal suatu lembaga dan perusahaan.
2. Komputer Client atau Workstation
            Komputer client pada PT. BRI cabang Depok yaitu  single user komputer yang berdaya penuh yang di tunjukkan untuk aplikasi perbankan. Spesifikasi komputer client atau workstation yang digunakan pada PT. BANK RAKYAT INDONESIA Kantor Cabang Depok mempunyai spesifikasi komputer client seperti ditunjukkan pada table III. 3.
Tabel III. 3
Spesifikasi PC Clien
Processor
Intel Pentium Dual Core E5500 (2.8 GHz, 2MB L2 Cache, 800 MHz FSB)
Operating
System
Microsoft Windows XP Profesional
Memory
1 GB PC3-10600
Hard Drive
320 GB SATA
Display
LCD 17 inch (HP LE1711)
Video Card
Integrated Intel GMA X4500 with DX10 support
Ethernet
Integrated Raltek S111DL Gigabit Ethernet Controller
Merk Cpu
HP Pro 2000 MT
Sumber : PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. Cabang Depok

Dari data di atas penulis menyimpulakan bahwa PC client yang digunakan pada PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok sudah memenuhi standar minimal yang dibutuhkan perusahaan.
3. Perangkat Keras Jaringan
            Hasil analisa yang diperoleh pada PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Depok perangkat keras jaringan yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke komputer lainnya dalam jaringan untuk tujuan berbagi data, informasi dan peripheral dalam jaringan yang ada dapat dilihat pada table III. 4.
Tabel III. 4
Spesifikasi Perangkat Keras Jaringan
NO
HARDWARE
TYPE
1
Modem
D-link ADSL
2
Access Point
TP-Link TL-WA901ND
3
Switch
Cisco Catbyst296024 Ports
4
Kabel
Fiber Optic (FO), Unshield Twisted Pair (UTP) CATS
5
UPS
Pascal Star T3110-1000VA
Sumber : PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. Cabang Depok

3.2.3 Spesifikasi Perangkat Lunak (Software)
Yang dimaksud dengan perangkat lunak (Software) adalah perangkat lunak dan system komputer sehingga dapat dipergunakan dalam pengoprasiannya dan dapat berjalan sesuai fungsinya perangkat lunak yang di gunakan PT. BANK RAKYAT INDONESIA Cabang Depok menggunakan beberapa perangkat lunak yang menjadi infrastruktur dasar dan sarana untuk kebutuhan bekerja dan juga untuk mengakses internet yang dapat dilihat pada table III 9.
Table III. 5
Spesifikasi Perangkat Lunak
NO
Perangkat Lunak
Jenis
1
Sistem Operasi
Windows Server 2003 Enterprise Edition, Windows XP Professional
2
Pengolah Data
Microsoft Office, Branch Delivery System (BDS), Adobe Reader 9, Acrobat Reader
3
Browser
Internet Explorer, Mozila Firefox, Google Chrome
4
E-Mail
Microsoft Outlook, Outlook Express
5
Chatting
Lan Massanger
6
Anti Virus
Eset NOD32 Business Edition
Sumber : PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. Cabang Depok

            Berdasarkan hasil pengamatan yang ada pada table III. 5 penulis menyimpulkan bahwa software yang digunakan sudah memenuhi standard minimal untuk memenuhi kebutuhan yang ada pada PT. BANK RAKYAT INDONESIA Cabang Depok.

3.2.4. Keaman Jaringan
            Dari hasil analisa bahwa kemanan jaringan yang ada pada PT BANK RAKYAT INDONESIA Cabang Depok menggunakan sebuah anti virus yaitu Eset NOD32 Business Edition Eset NOD32 Business Edition adalah sebuah program aplikasi yang berguna untuk memberikan dukungan keamanan bagi jaringan komputer skala besar maupun kecil, dan aplikasi ini tergolong ringan serta handal sehingga proses kerjanya tidak terlalu memberatkan kinerja komputer.
            Perangkat lunak komputer ini memiliki kelebihan dengan tampilan user interface yang menarik dan mudah dimengerti. Fitur yang terdapat pada versi ini antara lain anti virus. Anti spam, anti spyware, dan firewall. Selain itu aplikasi ini dibekali dengan fitur pendeteksi ancaman yang belum dikenal atau ancaman baru menggunakan Threat Sense Technology yang berbasis Advanced Heuristias System yang juga memberikan keamanan pengguna pada saat berselancar di dunia maya dari ancaman Adware, Keylogger, Dialer, dan berbagai macam situs berbahaya. Aplikasi ini juga dapat memproteksi Mail dan File pada Operating System Microsoft Windows Server, Linux, BSD, atau Solaris

BAB III
PERMASALAHAN POKOK
3.3 Permasalahan Skema Jaringan, Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
            Berdasarkan hasil analisa, maka dapat di simpulkan beberapa permasalan yang terjadi pada PT. BRI cabang Depok adalah :
  1. Pada saat jam kerja banayak karyawan yang membuka situs streaming Video dan TV online yang menyebabkan koneksi internet menlambat, maka di perlukan pemblokiran situs-situs tersebut.
  2. Koneksi internet yang tidak merata menyebabkan melambatnya koneksi internet pada komputer tertentu.
  3. Banyak karyawan yang sering merubah IP client yang sebenarnya sudah di tetapkan oleh persahaan, sehingga PC Client tersebut tidak bisa menggunakan jaringan internet dan tidak bisa mencetak di Print server, padahal IT tidak ada di tempat tersebut sehingga memerlukan software untuk memantau  mengintrol dari jarak jauh.

3.4 Pemecahan Masalah
            Adapun solusi untuk masalah-masalah di atas, penulis membuat sebuah pemecahan sebagai berikut :
  1. Pada permaslahan pertama dan kedua yaitu memblokir situs streaming video atau TV online danpengaturan bandwidth, dalam hal tersebut penulis menyarankan untuk menambahkan  software yaitu Bandwidth Controller. Software ini adalah sebuah software untuk mengatur Bandwidth komputer data atau traffic baik internet atau data Network. Kelebihan software ini adalah dapat memblok atau memfilter paket baik yang keluar atau yang masuk pada sebuah komputer atau Groub di dalam LAN .
Gambar III 4
Bandwith Controller

  1. Pada permaslaha ketiga yaitu kurangnya monitoring komputer client dari jarak jauh. Dalam hal ini penulis menyarankan penambahan software untuk memonitoring komputer Client yaitu Radmin. Radmin adalah sebuah software yang di gunakan untuk memantau, mengontrol dan mengendalikan semua aktifitas komputer dalam jaringan tersebut. Selain itu Radmin juga dapat di gunakan untuk file transfer dan chatting menggunakan teks maupun suara.
Gambar III 5
Bandwith Controller

3.5. Skema Jaringan Usulan
3.5.1. Blok Jaringan Usulan
Gambar III 6
Blog Jaringan Usulan

3.5.1. Gambar Jaringan Usulan
Gambar III 7
Skema Jaringa  Usulan

            Penjelasan dari  skema jaringan usulan ini tetepa menggunaka topologi Star, tetapi yang membedaakan dari sekema jaringan yang sudah ada adalah penambahan softwar Bandwidth Controller pada server yang berada di lantai 2 yang bergiuna untuk mengatasi permasalahan pokok seperti yang dijeskan di atas.

3.5.3. Analisa Biaya
           
Untuk analisa biaya pada setiap perangkat yang di gunakan, penulis membuat table untuk masing-masing biaya yang di habiskan
Tabel III 6
Analisa Biaya
No.
Nama Barang
Jumlah Barang
Harga Satuan
Harga
1
Software Bandwidth Controller
1 Software
Rp. 353.000
Rp. 353.000
Total
Rp. 353.000
Sumber : www.bhineka.com

BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
            Dari hasil analisa di PT. BRI cabang Depok dapat di tetapkan kesimpullan sebagai berikut :
  1. Jaringan komputer yang ada pada PT.BRI cabang Depok adlah jaringan local Network  berbasia Client Server dengan menggunakan topologi Star dan IP address kelas A.
  2. Manajemen Bnadwidth sangat penting karena jika tanpa adanya manajemen Bandwidth  koneksi internet yang di dapat tidak merata, sehingga menyebabkan melambatnya konksi internet pada beberapa komputer.
  3. Penggunaan software Radmin sebagai monitoring sangat memudahkan petugas IT untuk memonitoring komputer clint  yang berada di kantor unit sehingga petugas IT tidak perlu dating ke kantor tersebut.
4.2. Saran
            Sterlah melakukan analisa dan riset di PT. BRI cabang Depok ada bebrapa saran dari penulis yang di sampaikan, sebaigi berikut :
  1. Penulis menyarankan untuk menambahkan Sofware Bandwidth Controller untuk manjemen Bandwidth dan pemblokiran situs.
  2. Penulis menyarankan untuk menggunakan software monitoring system yaitu Radmin yang dapat di gunakan untuk memonitoring komputer client yang menggunakan akses internet dari jarak jauh.



FILE DAPAT DI DOWNLOAD DI BAWAH INI

Bagikan

Jangan lewatkan

TUGAS ANALISA TA PELAJARAN Jaringan Komputer Lanjut
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

loading...